Berbagai tempat rekreasi,  Jelajah Wisata Indonesia,  Keliling Indonesia,  Tempat rekreasi terkenal,  Tempat Wisata Indonesia,  Tempat wisata paling bagus,  Wisata Keliling Indonesia,  Wisata Nusantara

Wisata Karangasem

Wisata Karangasem

Wisata Karangasem cukup variatif. Selain menawarkan keindahan alam, juga memiliki sejumlah tradisi unik. Beberapa diantaranya adalah perang pandan atau mekare-kare di desa Tenganan, Gebug Ende di Seraya dan Perang Api di Jasri.

Kabupaten dengan luas wilayah 839,5 kilometer persegi tersebut juga memiliki daya tarik budaya yang tidak kalah. Tidak salah jika tidak sedikit Pengunjung lokal dan mancanegara yang mengunjungi sejumlah tempat wisata di Karangasem.

Namun demikian, pamor tempat wisata Karangasem memang tidak sepopuler yang ada di Badung, Gianyar dan Kota Denpasar. Padahal, keindahan alamnya memiliki peran besar menjadikan Pulau Bali begitu dikenal di dunia pariwisata internasional.

Bagi yang tertarik mendapatkan pengalaman baru berwisata di Bali, tidak ada salahnya mempertimbangkan untuk menjelajahi tempat wisata di Karangasem. Jaraknya juga tidak begitu jauh dari Denpasar, sekitar dua jam perjalanan darat.

baca juga : Tlatar Boyolali

Tirtha Gangga

Pada saat Pengunujung memasuki Wisata Karangasem taman Tirtagangga, hal pertama yang Pengunujunglihat adalah hamparan kolam air dan terdapat satu buah candi yang menjulang tinggi di bagian kanan. Didalam kolam air tersebut, Pengunujungdapat melihat ikan hias dan dasar dari kolam.

Ada tiga hal utama yang ada di taman Tirta Gangga Karangasem, kebun, kolam air dan patung. Lokasi dari taman Tirta Gangga Karangasem, berada di tengah areal persawahan dan air yang ada di taman ini berasal dari mata air Rejasa. Taman ini masih milik kerajaan Karangasem.

Mata air di taman Tirtagangga oleh masyarakat lokal dianggap sebagai air suci. Digunakan dalam upacara keagamaaan di daerah sekitar taman Tirtagangga. Jika Pengunujung Wisata Karangasem ini menginap di tempat wisata Kuta, Pengunjung akan menempuh 2 jam 30 menit waktu perjalanan dengan menggunakan mobil.

baca juga : Taman Kunang Kunang

Taman Ujung Soekasada

Taman Ujung Soekasada dibangun pada tahun 1901 dengan nama kolam Dirah, artinya kolam tempat pembuangan, bagi orang yang menguasai ilmu hitam. Pada tahun 1909, raja Karangasem mengembangkan tempat Wisata Karangasem ini, menjadi tempat peristirahatan Raja Karangasem.

Di Wisata Karangasem taman Ujung Soekasada terdapat 3 kolam besar yang terdapat dalam satu tempat, hanya letak kolam dipisah-pisah. 1 kolam berada di bagian selatan dan 2 kolam berada di bagian utara. Di tengah kolam bagian selatan, terdapat sebuah bangunan yang berada di tengah kolam, Bale Bengong.

Kolam yang berada di Utara, luasnya lebih besar dari pada kolam yang berada di selatan. Di tengah-tengah kolam di bagian utara, terdapat jembatan yang digunakan untuk melintasi kolam. Di tengah kolam terdapat bangunan yang dulunya digunakan sebagai tempat peristirahatan raja Karangasem.

Tenganan Pegringsingan

Desa Tenganan Karangasem, salah satu dari tiga desa di Bali yang termasuk kategori Bali Aga. Arti dari Bali Aga adalah desa di pulau Bali yang gaya hidup masyarakatnya, masih berpedoman pada peraturan dan adat istiadat peninggalan leluhur, dari jaman sebelum kerajaan Majapahit.

Pada desa Bali Aga, arsitektur rumah, balai pertemuan dan pura yang dibangun, sangat mempertahankan aturan adat istiadat secara turun – temurun. Ciri – ciri bangunan rumah penduduk desa Bali Aga, terbuat dari campuran batu merah, batu sungai, tanah dan mempunyai ukuran yang relatif sama.

Keunikan Wisata Karangasem desa Tenganan Karangasem sebagai daya tarik wisata terdapat pada bangunan penduduk yang masih traditional, tenunan kain gringsing, serta acara perang pandan.

Setiap tahun antara bulan Juni dan Juli, digelar tradisi Mekare-kare/Mageret Pandan (perang pandan) di desa Wisata Karangasem ini. Yaitu ritual sepasang pemuda desa, saling sayat menggunakan duri – duri dari daun pandan di atas panggung.

Bali Odyssey Submarine Tour

Odyssey Submarine adalah nama dari operator wisata kapal selam yang ada di Bali dan satu-satunya yang ada di Indonesia. Dulu keindahan alam bawah laut Bali hanya dapat dinikmati dengan mengikuti aktivitas menyelam.

Amuk Bay Karangasem dipilih sebagai lokasi penyelaman aktivitas Odyssey Bali submarine tour, karena memiliki palung laut yang sangat dalam. Selain itu, pemandangan alam bawah laut Labuhan Amuk masih alami dan terjaga.

Kapal selam Odyssey mampu menyelam sampai di kedalaman 45 meter. Namun kapal selam Odyssey jarang menyelam sampai di kedalaman 45 meter, hanya sampai 30 meter. Tujuannya untuk keamanan peserta. Pengunjung akan dapat melihat pemandangan bawah laut warna-warni seperti halnya penyelam professional.

Pura Besakih

Pura Agung Besakih di Bali sudah terkenal sampai ke macanegara, begitu banyak Pengunjung asing atau domestik yang berwisata ke tempat ini. Saking besarnya Pura ini, Pura Agung Besakih mendapat nama sebagai ibunya dari Pura di Bali.

Wisata Karangasem Pura Besakih Bali terdiri dari 1 pusat Pura yang diberi nama Pura Penataran Agung Besakih dan terdapat 18 Pura pendamping yang berada di sekeliling dari Pura Penataran Agung Besakih. 1 buah Pura Basukian dan 17 pura lainnya.

Dalam foto-foto dari Wisata Karangasem Pura ini, terlihat anak tangga yang jumlahnya banyak dan terdapat pintu gerbang yang sangat besar. Gerbang inilah pintu masuk ke areal pusat Pura Penataran Agung Besakih. Pura Penataran Agung Besakih adalah Pura terbesar di wilayah Pura ini.

Pura Lempuyang

Pura Lempuyang merupakan salah satu pura indah yang ada di Bali. Dalam konsepsi Dewata Nawa Sanga atau Sembilan Dewa penguasa sembilan mata angin, pura ini merupakan Sthana Dewa Iswara.

Wisata Karangasem Pura Lempuyang terbagi dalam tiga mandala yaitu Lempuyang Sor, Lempuyang Madya dan Lempuyang Luhur. Berdasarkan lontar Markandeya Purana, Pura Lempuyang didirikan oleh Rsi Markandeya sekitar abad ke-8 M. Pada saat itu Rsi Markandeya membuat sebuah pesantrian untuk keperluan persembahyangan sekaligus membabarkan ajaran Hindu.

Ketika waktu sore menjelang malam, pengunjung bisa menikmati keindahaan cahaya sunset yang berwarna keemasan, spot yang paling pas untuk berfoto adalah di gerbang atau candi Bentar yang ada di Pura Lempuyang tersebut. Saking indahnya candi Wisata Karangasem tersebut dinamakan dengan Gates Of Heaven Bali.

Candidasa

Kawasan wisata Candi Dasa adalah kawasan resort yang mirip dengan kawasan objek wisata Sanur. Umumnya Pengunujungyang berlibur ke Candi Dasa Karangasem karena ingin menikmati suasana yang berbeda dari kawasan pariwisata yang berada di Bali selatan.

Sebuah Laguna atau kolam buatan dengan luas sekitar 2.500 meter persegi terletak diantara pinggir jalan raya utama dan pantai Candidasa. Laguna Wisata Karangasem ini cukup cantik dengan tanaman lotus di tengah kolam, bisa untuk bersantai atau tempat beristirahat setelah perjalanan jauh.

Melakukan aktivitas menyelam di Candidasa Karangasem, lebih diperuntukkan bagi yang sudah profesional dan dengan pemandu. Sehingga tidak kebingungan saat bertemu arus yang kuat. Ada sejumlah pulau-pulau kecil pada kawasan ini sebagai tempat penyelaman seperti Gili Tepekong, Gili Mimpang dan Biaha.