Uncategorized

Taman Hutan Kota Bina Bangsa

Taman Hutan Kota Bina Bangsa

Taman Hutan Kota Bina Bangsa merupakan taman kedua milik Kota Bekasi yang dibangun dan direhabilitasi setelah Taman Hutan Kota Alun-Alun Bekasi. Terletak di jantung Kota Bekasi, Taman Hutan Kota Bina Bangsa terintegrasi langsung dengan kawasan Stadion Patriot, GOR Patriot dan Lintasan Sepatu Roda Kota Bekasi.

Letaknya persis di kawasan GOR Patriot, Jalan Jenderal Ahmad Yani Nomor 1, Kelurahan Kayuringinjaya, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi. Luasnya sekitar 3 hektar. Dahulunya sebelum ada pelebaran jalan Ahmad Yani dan pembangunan fly over Summarecon serta lintasan sepatu roda, jumlah total pohon yang tumbuh di hutan kota ini mencapai 7.653 pohon dengan 23 macam jenis.

baca juga : Saung Ranggon

Namun, seiring dengan perkembangan pohon-pohon banyak yang ditebang karena pembangunan untuk fasilitas lainnya. Data dan jenis serta usia pohon di Taman Hutan Kota Bina Bangsa hingga saat ini belum diperbaharui. Padahal dengan data, kondisi, nama, jenis, usia yang tepat dan jelas akan bermanfaat bagi pengunjung untuk mengetahui kekayaan apa yang ada pada Taman Hutan Kota Bina Bangsa.

Data terakhir menunjukkan, jenis mahoni merupakan pohon yang paling banyak tumbuh dan berkembang. Jenis lain diantaranya, tanjung, asam, ketapang, biola cantik, kecapi, sengon laut, kupu-kupu merah, akasia, trem besi, kembang kuning.

baca juga : Penguin Waterpark

Ada juga karet, bintaro, mangga, angsana, sukun, jati emas, pisang, ekalyptus, belimbing, waru, durian, dan rambutan. Dan banyak lagi jenis tumbuhan berbentuk bunga dan rambatan lainnya. Fasilitas yang ada di Taman Hutan Kota Bina Bangsa, selain lintasan bundar yang mengelilingi kolam Tugu Perjuangan Rakyat bekasi, juga telah disedikan berbagai lintasan batako di seputaran taman. Ada juga tempat-tempat duduk dan arena bermain adrenalin.

Didepan Tugu Perjuangan Rakyat Bekasi ada lapangan yang dapat dimanfaatkan untuk berolahraga dan kegiatan lainnya. Pada hari libur, taman ini banyak dikunjungi oleh masyarakat, dan saat ini terlihat cukup bersih dan nyaman karena telah dikelola langsung dan dibersihkan oleh petugas dari Pemerintah Kota Bekasi.

Sayang, jika di malam hari tempat ini tidak dapat dimanfaatkan karena belum ada lampu penerangan yang memadai. Sehingga masih terlihat gelap gulita, bahkan menjadi tempat mangkal para anak jalanan dan tuna wisma lainnya.