Uncategorized

Situ Cileunca

Situ Cileunca

Berbicara tentang Bandung Selatan, mungkin ingatan kita langsung mengarah ke Ciwidey yang memiliki wisata Kawah Putih, Situ Patenggang, ataupun Ranca Upas. Jika anda selama ini lebih sering berkunjung ke wilayah Ciwidey, maka cobalah untuk berkunjung ke wilayah Pangalengan yang juga berada di ketinggian dan memiliki udara yang tak kalah sejuk dibanding Ciwidey.

Dengan jarak sekitar 50 kilometer dari pusat Kota Bandung, tempat ini dapat dijangkau dengan waktu tempuh ± 2 jam dengan kendaraan pribadi. Daerah Pangalengan Kabupaten Bandung sudah lama terkenal dengan kebun teh dan salah satu penghasil susu terbaik di Bandung. Tapi, ada satu objek wisata alam yang membuat banyak wisatawan untuk datang ke Pangalengan, yaitu wisata yang dikenal dengan nama Situ Cileunca Pangalengan.

baca juga : Taman Hutan Jaya Giri

Perjalanan yang akan kita tempuh menuju Wisata Situ Cileunca Pangalengan menampilkan suasana yang begitu menyejukkan. Setelah melewati Pasar Banjaran kita berbelok ke kiri menuju jalan Raya Banjaran-Pangalengan. Jalanan disini mulai mendaki dan akan mulai berkelok kelok setelah melewati Kecamatan Cimaung. Jalanan tidak akan terlalu sulit ditempuh di pagi hari karena jalan masih sepi dan membuat perjalanan anda lancar.

Sesampainya di wilayah Pangalengan, anda akan menemukan bundaran yang memisahkan jalan ke kiri untuk menuju ke arah Perkebunan Teh Malabar dan Cibolang, sedangkan untuk menuju ke Situ Cileunca anda harus mengambil arah jalan ke kanan. Dari sini, jalanan sedikit menurun dan beberapa saat kemudian sampailah anda di wilayah Situ Cileunca. Dengan membayar tiket sebesar Rp 5000/orang anda bisa memasuki area wisata ini. Perjalanan yang sangat indah, ditemani kebun teh dan pepohonan hijau di kiri-kanan jalan, mengiringi deru suara kendaraan anda menaklukkan jalanan yang berliku-liku.

baca juga : Pemandian Air Panas Ciwalini

Tahun 1918, daerah yang sunyi dipenuhi pohon dan tanaman belantara ini dibuat danau buatan diatas ketinggian 1550 mdpl, dengan luas sekitar 1.400 Ha dan kedalaman mencapai 17 meter. Situ Cileunca merupakan danau buatan yang dibangun Belanda hingga tahun 1926. Danau ini dibuat untuk keperluan pembangkit listrik tenaga air atau PLTA. Energi listrik yang dihasilkan PLTA tersebut digunakan untuk keperluan energi listrik pabrik teh dan sebagian keperluan energi listrik warga Kota Bandung pada zaman penjajahan Belanda. Seiring berjalannya waktu, danau buatan ini bertransformasi menjadi objek wisata karna menyajikan panorama alam yang luar biasa indahnya.

Di area utama ini anda bisa menikmati Situ Cileunca dari pinggir danau. Namun, jika anda ingin menuju ketengah danau dan menjelajahi setiap sisi danau, disediakan fasilitas berupa perahu kayu yang dilengkapi dengan mesin. Harga yang ditawarkan untuk perahu ini sekitar Rp. 75.000 setiap perahunya dan dapat diisi sekitar 10 orang. Dengan begitu jika perahu tersebut terisi penuh, anda hanya perlu mengeluarkan biaya sekitar Rp. 7.500/ orang. Cobalah duduk di ujung perahu, sesekali jatuhkan kaki anda ke dalam air. Rasakan percikan dinginnya air yang mencoba untuk merelaksasi kaki anda.

Agar bisa mendapatkan view/ pemandangan yang bagus untuk anda yang ingin berfoto, terutama bagi anda yang hobi fotografi, sebaiknya anda datang ke Wisata Situ Cileunca Pangalengan sepagi mungkin sebelum matahari terbit. Sebab, view permukaan danau di pagi hari akan terlihat lebih keren dengan balutan kabut tipis di atas permukaan air danau ditambah dengan segarnya udara yang bisa kita hirup. Selain itu, gradasi warna langit pagi yang memerah menjelang matahri terbit memantul sempurna di permukaan danau bagaikan sebuah cermin raksasa. Jadi, jangan lupa untuk menyiapkan kamera anda dan berfoto dengan latar belakang danau yang indah ini.

Bagi anda yang suka tantangan, anda bisa mencoba wahana arung jeram atau rafting di wisata ini. Lokasinya di Sungai Palayangan yang airnya berasal dari Situ Cileunca. Agar bisa menikmati wahana rafting ini biasanya kita ikut paket wisata yang disediakan oleh pihak pengelola. Jadi, anda bisa memilih paket dengan fasilitas tertentu dengan tambahan wisata outbound seperti flying fox, penginapan, makanan, dan lain-lain.

Rafting atau disebut dengan arung jeram merupakan kegiatan wisata yang masuk dalam kategori olahraga air. Rafting Pangalengan merupakan olahraga air yang menguji adrenalin anda yang begitu menegangkan sekaligus memberikan kesan tersendiri. Sebaiknya, jika anda memilih kegiatan rafting pangalengan ini, anda harus benar-benar dalam kondisi yang sangat prima. Selain tubuh anda akan basah kuyup, kegiatan arung jeram juga membutuhkan banyak tenaga. Biaya Rafting Pangalengan untuk satu kali perjalanan sebesar Rp. 185.000,- / orang. Harga tersebut sudah termasuk biaya perahu, pemandu, P3K, transportasi lokal, konsumsi, dan pemandu. Sebelum mulai rafting, semua peserta akan diberikan pengarahan terlebih dahulu seputar keamanan dan instruksi-intruksi yang harus dipatuhi agar kegiatan berjalan dengan lancar. Secara umum, satu perahu bisa diisi maksimal 6 orang termasuk instruktur.