Uncategorized

Pulau Wayang

Pulau Wayang

Sebenarnya nama asli Pulau Wayang berdasarkan daftar pemerintah adalah Pulau Botak atau Pulau Kamintara. Berhubung kemiripannya dengan ikon kepulauan Raja Ampat, maka pulau tak berpenghuni dan jarang dikunjungi warga tersebut lebih dikenal dengan sebutan Pulau Wayang.

Sebuah pulau yang tengah naik daun ini, menjadi viral di media sosial Instagram dengan foto-fotonya yang nyaris menyerupai Raja Ampat. Alasan itulah yang menjadikan Pulau Wayang dijuluki sebagai Miniatur Raja Ampat di Lampung.

baca juga : Pulau Pisang

Rute Perjalanan Menuju Pulau Wayang Lampung

Secara administratif Pulau Wayang masuk wilayah ​Kelumbayan, Kabupaten Tanggamus. Akan tetapi lokasi pulau ini sangat dekat dengan daerah Punduh Pidada, Kabupaten Pesawaran. Dibutuhkan waktu sekitar ± 3 jam perjalanan untuk mencapai Miniatur Raja Ampat Pulau Wayang Lampung. Dari pusat Kota Bandar Lampung, Anda harus menuju ke Dermaga Ketapang terlebih dahulu.

Selama 1 jam berkendara dari pusat Kota Bandar Lampung, akan mengantarkan Anda sampai ke Pantai Sari Ringgung. Maju sekitar 10 kilometer, Anda akan melihat semacam baleho bertuliskan “Penyeberangan ke Pulau Pahawang” di sisi kiri jalan. Tidak salah lagi, di situlah letak Dermaga Ketapang.

Di dermaga tersebut, Anda bisa menitipkan kendaraan secara aman dengan membayar biaya parkir Rp. 15.000 per hari untuk mobil, dan Rp. 10.000 per hari untuk motor. Agar lebih safety, periksa dan pastikan semua pintu kendaraan terkunci sebelum ditinggalkan.

Selanjutnya Anda bisa melanjutkan perjalanan dengan menyewa perahu yang banyak terdapat di tepian dermaga. Perahu berkapasitas 10 orang ini ditawarkan dengan harga mulai dari Rp. 300.000 s/d Rp. 500.000 per hari untuk pergi dan pulang. Pandai-pandailah menawar, untuk mendapatkan harga cincay. Hehe

Selama 2 jam perjalanan menuju Pulau Wayang, adrenalin Anda akan dipacu dentuman ombak yang menerpa sisi badan perahu yang Anda tumpangi. Namun indahnya pemandangan sepanjang perjalanan, rasanya akan menepis kekhawatiran yang melanda.

baca juga : Pulau Pasaran

Eksotisme Pulau Wayang Bikin Gak Mau Pulang

Sesampainya di Pulau Wayang, Anda benar-benar akan dibuat MALANG alias malas pulang. Dalam suasana seperti inilah terkadang lagu dangdut berikut ini benar-benar bermakna. “Gak Mau Pulang, Maunya di Wayang … Gak Mau Pulang, Maunya di Wayang”. Aseeekkk … goyang Mang!

Keasrian dan keindahan panorama alam yang tersaji secara alami dari pulau ini, diiringi ombak yang sesekali menepi, seolah mengisyaratkan kesan welcome kepada siapa saja yang datang. Satu keunikan dari pulau ini adalah, adanya batu menjulang tinggi di tengah-tengah pulau layaknya Wayag yang terdapat di Raja Ampat, Papua Barat. Jadi tidak salah jika julukan Miniatur Raja Ampat tersemat pada pulau eksotis yang satu ini.

Keunikan tersebut mampu mencuri perhatian dan membuat penasaran wisatawan. Baik wisatawan dari dalam Lampung sendiri maupun wisatawan luar. Tidak heran, belakangan ini objek wisata yang satu ini selalu ramai dikunjungi. Terlebih memasuki masa libur panjang.

Ada banyak sekali kegiatan yang bisa dilakukan selama berada di Pulau Wayang. Jernih dan birunya air pulau ini, bisa Anda nikmati dengan menjelajahi keindahan alam bawah lautnya yang masih sangat bersih dan alami.

Memanfaatkan latar belakang terumbu karang, jangan lupa dokumentasikan foto dalam air (underwater) yang ditemani ikan-ikan cantik untuk kesan tak terlupakan dalam liburan Anda. Dan untuk menambah koleksi Instagram Anda, terdapat banyak spot keren di sekitar Pulau Wayang Lampung yang bisa Anda manfaatkan untuk berselfi-ria.

Masih cukup banyak dan terlalu panjang jika harus membedah tuntas miniatur Raja Ampat di Lampung ini. Ada baiknya apabila Anda melengkapi ulasan ini dengan mengunjungi langsung Pulau Wayang Lampung.