Peninggalan Kesultanan Siak Sri Inderapura
Berbagai tempat rekreasi,  Jelajah Wisata Indonesia,  Tempat hiburan malam,  Tempat rekreasi terkenal,  Tempat Wisata Indonesia,  Tempat wisata paling bagus

Peninggalan Kesultanan Siak Sri Inderapura

Peninggalan Kesultanan Siak Sri Inderapura – Banyak hal-hal yang pastinya membuat pengunjung berdecak kagum akan kejayaan kerajaan Siak dimasa lampau. Tidak hanya kompleks istana, namun juga lengkap peralatan, serta mitos-mitos yang akan membuat anda penasaran.

Istana Yang Megah

Istana Yang Megah

Dengan luas sekitar 32.000 meter persegi Kompleks Istana Siak terdiri dari 4 istana yaitu Istana Siak, Istana Padjang, Istana Lima, dan Istana Baroe. Sementara Istana Siak sendiri memiliki luas 1.000 meter persegi. Arsitektur bangunan di kerajaan ini bergaya melayu yang digabungkan dengan arsitektur Eropa.

Ketika akan memasuki istana anda akan disambut dengan patung burung elang yang terletak tepat di atas istana. Burung elang ini hanya berupa replika yang menjadi lambang keberanian. Filosofi Patung Burung Elang ini adalah kepakan burung elang menandakan kekuasaan kerajaan yang mengapit berbagai wilayah.

Pengunjung bisa menemukan meriam-meriam yang dahulunya digunakan sebagai senjata melawan musuh. Pemandangan langsung menghadap Sungai Siak juga menjadi keindahan tersendiri. Seolah sungai ini menjadi penghalang bagi musuh yang akan menyerang kerajaan.

Istana 2 Lantai

Istana 2 Lantai

Istana Siak Sri Indrapura ini terdiri dari dua lantai. Pada bagian bawah atau lantai 1 dibagi menjadi enam ruangan yang terdiri dari ruang tamu kehormatan, ruang tunggu para tamu, ruang tamu laki-laki, ruang tamu untuk perempuan, dan satu ruangan disamping kanan adalah ruang sidang kerajaan.

Baca Juga : Istana Siak Sri Inderapura

Ruang Sidang Kerajaan ini pada waktu-waktu tertentu juga digunakan untuk ruang acara atau kegiatan-kegiatan lain. Sementara lantai atas atau lantai 2 terbagi menjadi sembilan ruangan yang berfungsi untuk istirahat Sultan dan para tamu kerajaan.

Bangunan Penunjang

Bangunan Penunjang

Selain bangunan utama, di dalam Istana Siak juga terdapat beberapa bangunan sebagai fasilitas penunjang. Di antaranya, ada bangunan Istana Baru, Istana Panjang, Istana Limas, Gardu Lama, dapur, dan kolam istana.

Untuk Istana Baru, lokasinya ada di sebelah barat bangunan utama. Bangunan ini didirikan pada masa sultan yang terakhir. Istana Baru dilengkapi dengan selasar yang ada di sebelah kiri yang fungsinya untuk menatap bintang. Di selasar inilah keluarga raja bercerita dan tak jarang bercengkerama bersama.

Koleksi Kerajaan Siak

Patung Ratu Wihemina

Aneka koleksi kerajaan Siak yang turun temurun dimiliki kerajaan juga tersusun rapi di dalam dan di luar lemari-lemari kaca. Salah satunya adalah patung perunggu Ratu Wihemina, yang merupakan hadiah dari Kerajaan Belanda. Selain itu terdapat patung pualam Sultan Syarif Hasim I bermata berlian.

Baca Juga : Kebun Binatang Kasang Kulim

Salah satu yang unik dari sekian banyak barang-barang kerajaan Siak adalah sejenis gramofon raksasa terbuat dari tembaga. Alat ini dimainkan menggunakan piringan bergaris tengah sekitar 1 meter dari bahan kuningan.

Koleksi Kerajaan Siak

Gramofon berbentuk lemari buatan Jerman ini dapat mengeluarkan bunyi-bunyian musik klasik karya Beethoven dan Mozart sesuai piringan yang dimasukkan ke dalam alat gramofon. Keunikan gramofon ini adalah dari jenisnya yaitu gramofon vertikal dimana piringan gramofon berdiri, tidak seperti lazimnya gramofon horizontal dengan piringan mendatar.