Uncategorized

Pantai Linau

Pantai Linau

Bumi Raflesia merupakan sebutan akrab untuk Provinsi Bengkulu. di provinsi inilah tempat Bunga Raflesia Arnoldi berada. Seolah diciptakan sebagai provinsi yang spesial dengan segala keindahan dan keunikannya, Bengkulu pun memiliki banyak wisata mempesona dan sangat indah. Salah satunya adalah Pantai Linau. Perairan di pantai ini begitu biru dan jernih sama seperti pantai di Bali dan Lombok.

Nah, pada kesempatan kali ini kami akan mengajak anda jalan-jalan ke Pantai Linau. Pantai ini masih sangat asri dan belum banyak yang tahu, loh. Jadi, jika ada mencari tempat yang bisa menenangkan jiwa dan tidak ramai, maka ke pergi ke Pantai Linau adalah pilihan yang tepat.

Pantai Linau terletak di Desa Linau, Kabupaten Kaur, Bengkulu. Lokasinya tepat berada di sisi Jalan Lintas Kaur menuju Lampung dengan jarak sekitar 19 KM dari Kota Bintuhan. Pantai ini masih sangat perawan, belum banyak terjamah oleh tangan manusia sehingga menjadikannya sebagai pantai yang begitu alami.

baca juga : Pantai Laguna Samudera

Pantai Linau adalah kombinasi yang nyaris sempurna di mana pasir cokelat yang bersih, pepohonan hijau yang rimbun, serta deburan ombak yang merdu membuat pantai ini sangat cocok untuk dijadikan tempat untuk menenangkan diri. Air laut di Pantai Linau tampak berkilauan dan sangat bersih bak lantai pualam yang menghampar jauh ke tengah samudera. Saking jernihnya anda bahkan bisa melihat beberapa biota laut yang mengintip di pinggir pantai.

Apabila anda menengadah ke atas maka akan terlihat sekumpulan burung camar tampak beterbangan di langit biru, di tambah aroma laut bercampur udara dan garam semakin membuat sensasi berada di Pantai Linau kian menyenangkan hati. Panorama menakjubkan inilah yang sering dimanfaatkan oleh pasangan yang hendak menikah untuk foto prewedding di pantai ini.

Walaupun masih belum begitu populer, beberapa turis Amerika belakangan ini banyak mendatangi Pantai Linau untuk mandi, snorkeling atau pun berjemur. Alasan mereka datang ke pantai ini adalah karena terumbu karangnya masih cukup asli.

baca juga : Pantai Hili

Pantai Linau juga merupakan dermaga pelabuhan kapal. Anda akan menemukan banyak kapal kecil maupun besar bersandar di pantai ini dan membawa bahan material hasil bumi serta yang lainnya.

Sejak zaman Belanda masih menjajah Indonesia Pantai Linau memang sudah dijadikan perdagangan kompeni sibuk. Di pantai inilah, Belanda mengirimkan harta rampasan mereka untuk dikirim ke eropa. Harta rampasan tersebut seperti cengkeh, lada, kayu serta hasil bumi lainnya. Saking strategisnya Pantai Linau untuk kepentingan ekonomi Belanda, kala itu sampai dibangun sebuah Benteng Linau yang letaknya ada di bukit sebelah utara pantai. Bukit tersebut dilengkapi pula dengan beberapa meriam dan dijadikan sebagai tempat untuk mengintai kedatangan musuh.

Di sekitar pantai terdapat beberapa warung yang menjajakan kuliner khas Kabupaten Kaur. Salah satunya yaitu sate gurita, Apakah anda pernah memakan sate gurita sebelumnya? Jika tidak anda wajib mencicipinya dengan datang ke pantai ini. Bumbu sate gurita sangat khas. Berbeda dengan sate yang lain. Kelezatannya siap untuk memanjakan lidah anda.