Uncategorized

Pantai Jono

Pantai Jono

Indonesia kaya akan pantai-pantainya yang indah. Bersyukurlah kita yang tinggal di negeri ini karena dianugerahi pesona alam yang melimpah ruah. Jika berbicara soal pantai memang tidak akan ada habisnya. Pasalnya, selalu ada saja pantai yang belum sempat ter-expose padahal pantai tersebut begitu indah dan menarik untuk dikunjungi. Kali ini kita akan membahas sebuah pantai keren yang konon merupakan pantai terluas di Sumatera Utara. Namanya adalah Pantai Jono.

Menurut sumber dari warga setempat di sana, nama Jono diambil dari Sujono Giatmo. Di mana beliau merupakan seorang tokoh masyarakat sekaligus kepala PU Deli Serdang. Nah, Pak Sujono Giatmo ini memiiki tambang udang dan kebun kelapa yang tidak jauh dari pantai. Jadi ketika ada masyarakat yang hendak membeli udang atau bermain ke pantai mereka mengatakan hendak pergi ke Pantai Jono. Jadi dengan seringnya masyarakat menyebut nama itu, perlahan nama pantai tersebut pun diaklmasikan oleh masyarakat sebagai Pantai Jono.

baca juga : Pulau Pandang

Hal ini tidak mengherankan sebenarnya. Sebab beberapa pantai di negara kita memang punya sejarah nama yang pada akhirnya disematkan atas dasar seseorang yang terkenal atau berpengaruh di daerah dekat pantai tersebut. Selain akrab dengan sebutan Pantai Jono, pantai ini pun kerap disebut sebagai pantai perjuangan. Saat tiba di Pantai Jono anda akan disambut dengan hamparan pasir putihnya yang membentang luas. Nah, hamparan pasir putih ini apabila diukur dari bibir pantai sampai ke garis terluar pemukiman rakyat, panjangnya mencapai 330 meter, loh! Wih, anda bebas, deh, menyusuri pantai dengan sepuasnya.

Tidak ketinggalan juga di pantai ini anda akan mendapati banyak pondok yang berjejer rapi. Pondok tersebut bisa dipakai untuk beristirahat sambil menikmati semilir angin sepoi-sepoi dari laut. Jumlah pondoknya sendiri sampai ratusan. Hal ini sengaja dibuat pengelola sebab ketika weekend, pengunjung yang menyambangi Pantai Jono bisa mencapai 2000 orang. Jika hari besar nasional, jumlahnya bahkan bisa lebih banyak lagi. Harga pondoknya ada yang 15 ribu rupiah, ada juga yang 20.000. Jika anda tidak ingin menyewa pondok, maka bisa duduk dibawah pohon bakau cemara, juga pohon kelapa yang rindang.

baca juga : Pulau Salah Nama

Selain menikmati keindahan alamnya yang mengagumkan, di pantai ini pun anda bisa bermain olahraga seperti voli pantai. Seru-seruan membuat istana pasir, berenang juga aman, kok. Ombaknya tidak terlalu besar dan cenderung landai karena lautnya merupakan laut selat, bukan laut lepas. Biasanya banyak juga pengunjung yang bermain layang-layang di pantai ini. Layang-layang tersebut bisa didibeli oleh penjual yang menjajakannya di sekitar pantai. Tidak hanya anak-anak yang heboh ketika si layangan berhasil terbang seolah hendak menyentuh langit, banyak muda-mudi pun merasakan keceriaan yang sama, terlebih lagi jika bermain layang-layangnya bersama pasangan. Wah, quality time yang romantis,deh jadinya.

Di Pantai Jono juga tersedia banyak spot foto menarik. Anda bisa berfoto di jam dinding romawi sambil duduk sandaran, berfoto dengan background pantai dan tulisan i love you, serta masih banyak lagi yang lainnya. Ketika senja telah tiba, Pantai Jono pun kian memukau. Langit yang berubah jingga. Hembusan angin sore yang sejuk, sungguh mampu menggetarkan hati. Saat sang surya tampak semakin berwarna orange dan hendak turun ke ufuk barat, para pengunjung pun semakin histeris mereka langsung mengambil kamera, untuk mengabadikan moment sunset bersama Pantai Jono.