Berbagai tempat rekreasi,  Jelajah Wisata Indonesia,  Keliling Indonesia,  Tempat rekreasi terkenal,  Tempat Wisata Indonesia,  Tempat wisata paling bagus,  Wisata Keliling Indonesia,  Wisata Nusantara

Pantai Jogan

Pantai Jogan

Pantai Jogan menempati posisi yang istimewa dari puluhan pantai yang tersebar di wilayah pesisir pantai Gunung Kidul. Pantai Jogan unik karena memiliki air terjun yang langsung jatuh ke laut Pantai Jogan.

Ketinggian air terjun ini sekitar 10 m dengan sumber air yang berasal dari perbukitan karst di sebelah utara. Selama ini lokasi ini belum begitu populer, padahal posisi pantai ini berada persis di sebelah barat pantai populer, Pantai Siung.

baca juga : Palalangon Park

Untuk bisa menikmati guyuran air terjun unik ini, pengunjung harus turun dengan melewati jalan setapak licin dan basah. Untuk membantu pengunjung yang akan menuruni tebing, telah disediakan kayu-kayu untuk berpegangan dan menopang tubuh.

Setelah itu anda akan melewati sedikit tantangan yaitu melewati karang yang dihuni oleh ribuan bayi kepiting yang berwarna transparan berukuran sekitar 5 mm. Penduduk sekitar sudah biasa mengambil bayi kepiting tersebut untuk dimasak untuk menjadi teman makan nasi hangat.

baca juga : Goa Lawa Purbalingga

Setelah sampai ke bawah, pengunjung dapat menikmati keramahan air terjun dengan percikan air dan guyuran bagai tirai. Di guyur segar air terjun di perbukitan karst membuat seakan tak percaya bahwa ini di daerah Gunung Kidul. Mengingat kesan selama ini kalau di Gunung kidul terdapat banyak kegersangan.

Air Terjun Pantai Jogan Gunung Kidul

Ketinggian air terjun di pantai ini mencapai 10 meter dengan sumber air yang mengalir berasal dari perbukitan di sebelah utara Pantai Jogan. Air terjun ini memiliki keunikan, yaitu airnya langsung mengalir ke laut yang tidak memiliki garis batas laut.

Untuk menikmati Air terjun yang ada, pengunjung harus siap turun ke bawah dulu dengan memilih dua cara yaitu, cara yang pertama  adalah melalui teknik canyoning atau rappeling di air terjun.  Cara yang kedua adalah dengan cara menapaki turunan yang licin dan basah. Untuk cara kedua ini pengunjung harus  hati-hati, Karena jalur Air Terjun di Pantai Jogan ini sangat curam.

Setelah batuan yang curam dan licin, pengunjung akan disambut tantangan yang ngeri-ngeri geli. Pengunjung harus melewati karang yang dihuni oleh ribuan bayi kepiting yang berukuran sekitar 5 mm dan berwarna transparan. Maka dari itu pengunjung disarankan untuk memakai alas kaki yang menutupi seluruh telapak kaki (sepatu).

Air sungai yang jatuh dari tebing setinggi 10 m tak berbahaya untuk tubuh, mengingat debit air yang tak begitu deras. Usai puas menikmati kesegaran air terjun, jangan lewatkan kesempatan berfoto di bawah tebing.

Bagi yang tak ingin bermain air terjun, pengunjung bisa menceburkan kaki ke air jernih yang menyegarkan. Selain itu juga bisa duduk santai di batu karang sambil berfoto. Sebaiknya tidak buru-buru pulang. Tunggulah momen matahari terbenam di sini dan saksikan keindahan sunset di pantai ini.

Rappelling di Pantai Jogan

Salah satu cara untuk turun ke bawah air terjun, adalah dengan teknik canyoning atau rappeling. Cara ini memerlukan keberanian dan kemampuan serta harus didukung dengan peralatan tali temali yang memadai.

Rappelling adalah aktivitas menuruni tebing dengan menggunakan perlengkapan tali temali. Biasanya, rappelling dilakukan oleh para pencinta alam di tebing yang tak begitu tinggi atau ekstrem. Oleh karena itu, kamu bisa memanfaatkan tebing yang ada di Pantai Jogan untuk melakukan aktivitas seru ini. Yang unik di sini adalah saat rappelling akan mendapat pengalaman baru menuruni tebing, sekaligus air terjun.