Uncategorized

Pantai Gayasan

Pantai Gayasan

Pantai Gayasan secara administratif terletak di Desa Tumpakkepuh, Kec. Bakung, Kab. Blitar. Pantai ini bersebelahan dengan Pantai Pangi. Untuk menjangkau pantai ini, para travelers dapat mengikuti rute Pantai Pangi. Dari parkiran Pantai Pangi silahkan mengikuti jalan makadam ke arah Timur.

Pantai Gayasan memiliki hamparan pantai yang panjang. Warna pasir pantainya bervariasi dari putih, cokelat, hingga hitam. Di sebelah Timur pantai terdapat sungai yang cukup dalam. Uniknya semakin mendekati bibir pantai, sungai tersebut semakin dangkal dan berkelok ke tengah sehingga tampak membelah pantai menjadi dua bagian. Benar-benar unik dan menarik. Pesonanya hampir tak dapat dikiaskan dengan kata kata.

baca juga : Pantai Gorah

Di pantai Gayasan wisatawan dimanjakan dgn nada merdu deburan ombak & air yg berkejaran hilang di bibir pantai yg berpasir, membasahi kaki sampai tidak ada terasa mengundang visitor buat melaksanakan gerakan main seperti voli pantai, menciptakan kastil pasir, & berfoto dengan, mencari memberi inspirasi atau serta buat menuntut ilmu berkenaan flora & fauna yg hidup disekitar pantai Gayasan. Seperti pantai-pantai lainya, pantai Gayasan ditempati oleh tumbuhan (vegetasi) pantai seperti pandan (Pandanus tectorius, sp), Ketepeng (Pes caprae, sp), Butun (Baringtonia, sp) maka mencetak formasi pescaprae & formasi baringtonia.

Sedang fauna yg paling dominan yaitu fauna dari keluarga kepiting (dekapoda) yg merayap & berlarian serentak menuju lubang persembunyian di balik pasir seolah menyapa & menggandeng visitor buat main petak umpat. Pantai berpasir yg landai sanggup dijadikan area main-main air, dapat tapi tak tepat bila dimanfaatkan yang merupakan olah raga selancar lantaran ombak lautnya yg mungil. Menurut narasi seseorang kawan yg original masyarakat setempat, pantai Gayasan sempat disurvey oleh wisatawan asing utk dijadikan lokasi main selancar. Kurangnya kunjungan wisatawan ke pantai Gayasan disebabkan kurangnya sosialisasi & promosi baik oleh pemerintah daerah ataupun penduduk setempat, serta lantaran akses jalan menuju pantai Gayasan kurang representatif. Tidak seperti di wisata jogja. Jalan berliku, terjal berbatu & naik turun menyulitkan wisatawan menuju ruang. Bagi travelers medan yg susah tak menyurutkan & menghentikan niatnya buat laksanakan perjalananya lantaran bakal terbalaskan oleh keindahan & keoriginalan panorama pantai Gayasan.

baca juga : Air Terjun Ondo Rante

Menuju pantai Gayasan, di samping melintasi jalan berbatu & membelah hutan tebu rakyat, menyulitkan visitor menuju ruang. Berdasarkan pengalaman pribadi waktu mengahdiri pantai Gayasan , sesekali penulis mesti berpapasan bersama truk yg mengambil pekerja atau tebu yg usai ditebang. Adanya truk-truk pembawa tebu & alat-alat berat berdampak juga kepada keadaan jalan yg makin rusak. Lumayan memprihatinkan benar-benar, lantaran jalan buat menuju pantai Gayasan dipakai juga sebagai trayek mutlak bagi kendaraan truk, satu-satunya kendaraan yg bisa menempuh akses jalan yg berbatu. Sebab lokasinya jauh dari perkampungan warga & lumayan memakan energi, disarankan seandainya mengahdiri pantai Gayasan mengendarai sepeda motor laki atau sewa mobil jeep lantaran bakal lebih gampang buat mencapainya, & jangan sampai lupa serta buat mengambil perbekalan makanan & minuman sendiri lantaran di ruang ini tak ada satupun warung jajanan yg berjualan, tetapi ingat sampahnya diboyong kembali supaya pantai masih bersih.

Pantai Gayasan masih benar-benar alami belum ada toilet, kamar ganti, atau infrastruktur apa pun. Oleh karenanya, jika kalian ingin menyambangi pantai ini, sangat disarankan untuk mempersiapkan diri, baik fisik maupun kendaraan. Jangan lupa pula untuk membawa perbekalan bila dirasa perlu. Akses menuju Pantai Gayasan juga masih tergolong sulit. Sejauh ini baru tersedia jalan makadam dengan kondisi yang berkelok-kelok naik turun. Butuh kewaspadaan ekstra untuk melaluinya. Selain itu, mengingat banyaknya cabang pada rute menuju pantai, sangat disarankan untuk meminta arahan pada penduduk setempat.