Berbagai tempat rekreasi,  Jelajah Wisata Indonesia,  Keliling Indonesia,  Tempat rekreasi terkenal,  Tempat Wisata Indonesia,  Tempat wisata paling bagus,  Wisata Keliling Indonesia,  Wisata Nusantara

Lembah Harau

Lembah Harau

Kawasan Lembah Harau akan membuat pengunjung takjub. Lembah dihiasi oleh batu granit terjal berwarna – warni dengan ketinggian 100 sampai 500 meter yang mengelilingi kawasan. Lebih indah lagi karena adanya area persawahan yang hijau membentang luas bak permadani.

Lembah Harau sebenarnya merupakan cagar alam seluas 669 hektar. Hasil survei tim geologi asal Jerman tahun 1980 menemukan jenis batuan yang ditemukan di daerah ini identik dengan yang ditemukan di dasar laut berupa batuan breksi dan konglomerat.

baca juga : Kediri Water Park

Lembah Harau ini terdiri dari tiga kawasan yaitu Resort Aka Barayu, Resort Sarasah Bunta, dan Resort Rimbo Piobang. Resort Aka Barayun memiliki keindahan air terjun dan kolam renang ditambah nuansa alam yang asri.

Selain itu juga berpotensi untuk pengembangan olah raga panjat tebing karena memiliki bukit batu yang terjal dan mampu memantulkan suara (echo). Di sini juga terdapat fasiltas penginapan berupa home stay lengkap dengan fasilitas. Di sini penggemar olah raga panjat tebing seperti menemukan surganya.

Tebing Ratusan Meter

Jalan-jalan ke Sumatera Barat pantang melewatkan obyek wisata alam Lembah Harau ini. Area ini mudah dikenali dengan adanya tebing-tebing batu pasir yang menjulang tinggi yang menjadi rumah bagi tujuh air terjun yang ada. Tinggi tebing bervariasi antara 100-500 meter.

Sepanjang perjalanan pengunjung akan disuguhi pemandangan alam yang asri. Sejauh mata memandang, hanya hamparan sawah hijau dan tebing-tebing tinggi menjulang. Tak jarang ada wisatawan yang menghentikan kendaraannya sekadar untuk berfoto atau khusus memotret pemandangan.

Keelokan alam Lembah Harau juga dikenal oleh pecinta olahraga panjat tebing. Area ini bahkan mendapat julukan “Indonesian Yosemite”. Lembah Harau berdiri di area seluas 270,5 hektar. Daerah ini resmi ditetapkan sebagai cagar alam pada 10 Januari 1993. Berbagai spesies tanaman hutan hujan tropis dan binatang asli Sumatera terdapat di sini.

baca juga : Museum Blanco

Air Terjun

Lembah Harau merupakan tebing besar dengan rentang mencapai 400 meter. Dari ketinggian tebing, terdapat 4 air terjun yaitu, Air Terjun Sarasah Bunta, Air Terjun Sarasah Aie Luluij, Air Terjun Sarasah Murai, dan Air Terjun Sarasah Aie Angek. Masing-masing air terjun dinamai sesuai ciri khas daerah tersebut. Misalnya Sarasah Murai yang pada siang hari sering disinggahi burung-burung Murai. Sednagkan Sarasah Aie Angek, karena airnya terasa hangat.

Yang unik, Sarasah Bunta dipercaya memiliki kemiripan dengan bidadari yang sedang mandi, terutama jika bentuk air terjunnya yang tampak berlekuk dan terkena sinar matahari. Sementara Sarasah Aie Luluih airnya mengalir melewati dinding batu, dan berakhir di kolam pemandian alami. Semuanya dapat dengan mudah dikunjungi, kecuali Sarasah Aie Angek karena harus menembus hutan dan melewati sungai kecil terlebih dahulu untuk tiba disana.

Kawasan air terjun Sarasah Bunta cukup landai. Pengunjung bisa bermain air tanpa kuatir baju menjadi basah. Namun bagi yang ingin berenang juga tak perlu kuatir akan kerepotan, tersedia ruang ganti. Bagi yang hobi foto-foto, jangan lupa untuk melindungi lensa kamera Anda dari cipratan air terjun.

Ada juga air terjun yang lokasinya jauh dari keramaian, jaraknya sekitar 5 kilometer dari Panorama Lembah Harau. Air terjun tersebut ialah Air Terjun Sarasah Murai, namanya sama seperti nama salah satu air terjunnya di Resort Bunta.

Taman Selfie

Kini Lembah Harau tidak hanya disuguhkan dengan landskap alam yang indah nan memukau. Tetapi sudah menjadi destinasi wisata kekinian dengan dandanan nuansa Eropa. Semuanya bisa ditemukan di Harau Dream Park, sebagai salah satu wahana di Kampung Sarosah untuk menggaet lebih banyak wisatawan.

Kawasan ini menyajikan wisata kekinian seperti paralayang, balon udara, karpet aladin, sampan, sepeda terbang, sepeda air dan ATV. Harau Dream Park juga memiliki objek instagramable dengan Menara Eiffel, ikon ramantis dari Paris berlatarkan tebing yang menjulang tinggi. Selain itu ada juga rumah warna-warni ala Belanda, lengkap juga dengan kincir angin nan megah, taman-taman bunga dan tulisan ‘Amsterdam’.

Tidak hanya sampai disitu saja, pengunjung juga akan disuguhkan dengan Jembatan San Fransisco ala America, Rumah Norwegia yang berbentuk segitiga warna-warni, Stone Henge, dan sampan ala Belanda. Ke depan rencananya akan ada bangunan Italiano, dan Big Ben London.

Habitat Satwa

Tempat ini ditetapkan sebagai cagar alam sejak 10 Januari 1993. Cagar alam dan suaka margasatwa Lembah Harau terdapat berbagai spesies tanaman hutan hujan tropis dataran tinggi yang dilindungi, dan plus sejumlah binatang langka asli Sumatera.

Monyet ekor panjang (Macaca fascirulatis) merupakan hewan yang sering terlihat di kawasan ini. Binatang primata lainnya yang hidup di suaka margasatwa ini, seperti siamang (Hylobatessyndactylus) dan simpai (Presbytis melalopos).

Suara mereka sering terdengar tapi jarang menampakkan diri. Lembah ini juga didiami oleh spesies kupu – kupu yang bisa terlihat di taman kupu – kupu (Butterfly Garden) yang terletak di tengah – tengah lembah.