Uncategorized

Air Terjun Winning

Air Terjun Winning

Selain aspal, kacang mete dan benteng, Pulau Buton memiliki banyak potensi wisata yang belum terekspos luas. Diantaranya adalah wisata air terjun. Salah satu air terjun yang paling dekat dengan Pasarwajo dan paling mudah dijangkau dengan kendaraan adalah air terjun Wining.

Air terjun Wining terletak di Desa Kabungka kecamatan Pasarwajo, Kabupaten Buton. Berjarak 20 km dari kota Pasarwajo dan dapat ditempuh selama 30 menit. Daerah sekitar air terjun ini juga dekat dengan kawasan hutan Lambusango yang dilindungi pemerintah.

baca juga : Pantai Nambo

Untuk menuju lokasi air terjun tidak terlalu sulit karena jalur yang dilalui searah dengan jalan menuju tambang aspal Kabungka. Aliran air yang membentuk air terjun berasal dari sungai Wining yang berhulu di sekitar kawasan hutan Lambusango. Sungai ini mengalir bercabang-cabang, berkelok-kelok, menggerus perbukitan kapur hingga membentuk tebing-tebing terjal di beberapa bagian.  Air sungai terus mengalir ke arah selatan mengikuti kontur muka bumi hingga bermuara di Teluk Sampolawa.

Pada daerah bukit berkapur yang memiliki kontur curam dan terjal, aliran sungai Wining akan jatuh membentuk air terjun. Uniknya, selain melalui badan sungai, pada tempat-tempat tertentu, air juga mengalir menuruni permukaan dinding tebing yang terjal sehingga membentuk air terjun di sepanjang tepian sungai. Bongkahan batu cadas berukuran besar menyembul di sepanjang sungai. Air sungai terlihat jernih berwarna kehijauan. Vegetasi tumbuh rapat menutupi permukaan dinding tebing batu cadas yang terjal di sepanjang tepian sungai.

baca juga : Wisata Bawah Laut Basilika

Bulan Juli, Agustus dan September adalah saat yang tepat mengunjungi air terjun Wining karena debit air sungai yang besar menyebabkan air yang jatuh terlihat sangat indah. Pada musim kemarau, aliran air terjun menjadi kecil karena menurunnya debit air. Kurangnya debit air menyebabkan pasokan listrik ke kota Pasarwajo kerap terganggu.

Selain curah hujan, kelestarian hutan Lambusango juga berperan penting menentukan debit air sungai Wining. Sebab, air sungai ini bersumber dari hutan Lambusango. Jika hutan Lambusango ditebang habis, maka riwayat sungai Wining akan berakhir.