Uncategorized

Air Terjun Tegan Kiri

Air Terjun Tegan Kiri

Air Terjun Tegan Kiri merupakan air terjun yang terletak di Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi. Selain menawarkan eksotisme air terjun, terdapat kisah mistis tentang suara gadis menangis yang menyelimutinya. Provinsi Jambi ternyata masih menyimpan begitu banyak keindahan alam yang tersebar dibeberapa kabupaten seperti di Kabupaten Bungo. Daerah ini memiliki berbagai air terjun yang eksotis, serta masih terjaga kealamiannya. Tak hanya keindahannya saja, terdapat sebuah air terjun yang diselimuti kisah mistis namun justru mengundang rasa penasaran wisatawan untuk berkunjung. Air terjun tersebut adalah Air Terjun Tegan Kiri.

Air Terjun Tegan Kiri memang bukan merupakan tempat wisata yang asing bagi masyarakat sekitar. Setiap minggunya, air terjun ini selalu dibanjiri pengunjung yang datang dari dalam dan luar daerah. Konon pada air terjun ini sering juga didengar suara tangisan gadis dibalik debur air yang jatuh mengenai bebatuan. Namun, kisah mistis tersebut sama sekali tak mengurangi antusias wisatawan untuk berkunjung ke air terjun. Secara geografis, Air Terjun Tegan Kiri terletak pada Desa Rantau Pandan, Kecamatan Rantau Pandan, Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi. Untuk menikmati keindahan air terjun ini, pengunjung harus menempuh jarak kurang lebih 30 kilometer dari Muara Bungo. Perjalanan menuju air terjun pun memerlukan waktu sekitar 45 menit.

baca juga : Air Terjun Lubuk Resam

Para wisatawan bisa menggunakan kendaraan pribadi seperti motor ataupun mobil. Kondisi jalan menuju Air Terjun Tegan Kiri cukup baik, meskipun terdapat beberapa bagian yang mulai rusak dan berlubang. Sayangnya, belum ada angkutan umum yang bisa mengantarkan wisatawan menuju ke air terjun. Air terjun yang memiliki ketinggian sekitar 10 meter ini memang cukup menawan dan sangat cocok menjadi destinasi berlibur keluarga dikala akhir pekan tiba. Airnya yang sangat jernih dan dingin, akan mengobati rasa lelah usai melakukan perjalanan panjang untuk menemukan air terjun di Kabupaten Bungo ini.

Dahulu, air terjun ini pertama kali ditemukan oleh Suku Anak Dalam dan diberitahukan kepada seluruh penduduk desa setempat. Saat ditemukannya air terjun, terdapat pula bunga bangkai yang tumbuh tak jauh dari lokasi. Keturunan dari Suku Anak Dalam kini menjadi penjaga Air Terjun Tegan Kiri yang berjumlah dua keluarga. Mereka menjaga pintu masuk air terjun serta tempat parkir air terjun. Mata air Air Terjun Tegan Kiri sendiri berasal dari perbukitan sehingga sangat segar dan bisa langsung dikonsumsi wisatawan. Daerah sekeliling air terjun juga masih alami, asri dengan adanya tumbuhan hijau yang subur menambah keindahan air terjun. Selain menjadi tempat wisata favorit masyarakat sekitar, warga juga memanfaatkan air terjun ini sebagai sumber air untuk kebutuhan sehari-hari.

baca juga : Air Terjun Lubuk Resam

Tepat di bawah Air Terjun Tegan Kiri terdapat sebuah kolam alami yang terbentuk dari curahan air terjun. Kolam ini sering dijadikan sebagai tempat berenang bagi para wisatawan, karena selain airnya yang jernih dan segar, kolam juga tak begitu dalam sehingga cukup aman. Tak jarang, banyak juga wisatawan yang ingin merasakan sensasi guyuran air dengan berdiri tepat dibawah air terjun. Mengenai kisah tentang suara tangisan gadis yang ada di air terjun, masyarakat sekitar percaya bahwa dahulu ada dua orang anak gadis datang ke air terjun serta memegang bunga bangkai. Kedua gadis tersebut pun meninggal dilokasi air terjun. Warga pun percaya, suara tangisan tersebut berasal dari arwah kedua gadis.

Kebenarannya memang masih diragukan, dan cerita ini menjadi sebuah kisah turun temurun yang diwariskan dari nenek moyang warga setempat. Terlepas dari kisah mistis yang membuat bulu kuduk berdiri, Air Terjun Tegan Kiri tetap mampu menampakkan pesonanya untuk memikat para wisatawan.