Uncategorized

Air Terjun Paliak

Air Terjun Paliak

Terletak di lereng bukit barisan dan Taman Nasional Kerinci Sebelat (TNKS), keberadaan Air Terjun Paliak Embong Uram Lebong memiliki aliran sungai bening dan nuansa asri hutan alami hujan tropis. Konon di masa penjajahan Belanda, para serdadu kolonial Belanda meminum air sungai mengalir dari Air Terjun Paliak tanpa di masak terlebih dahulu, karena mereka menganggap sangat jernih, bersih dan higienis.

Air Terjun Paliak Embong Uram Lebong, kalau di tanah Pasundan di sebut Curug. Dengan percikan air yang cukup deras dan kebeningan serta kebersihan butiran air memiliki daya tarik sendiri bagi para wisatawan. Selama ini, kendaraan untuk menjangkau air terjun hanya sampai di bendungan irigasi sungai Uram, sehingga membutuhkan waktu sekitar 30 – 60 menit berjalan kaki menuju lokasi menelusuri pinggiran sungai Uram.

baca juga : Air Terjun Batu Betiang

Disebabkan daya jangkau dengan berjalan kaki menuju Air Terjun Paliak, sehingga banyak para wisatawan hanya terhenti di aliran bendungan irigasi sungai Uram yang tak kalah menarik destinasinya dengan Air Terjun Paliak, memiliki lubuk tidak terlalu dalam seperti kolam berenang alami yang biasanya digunakan untuk bermandi bagi para wisatawan baik dari anak – anak sampai orang dewasa.

Kedepan beberapa pekerjaan rumah pemerintah kabupaten Lebong agar bisa mewujudkan Air Terjun Paliak Embong Uram sebagai salah satu destinasi wisata unggulan khususnya di kabupaten Lebong dan provinsi Bengkulu umumnya. Pertama, untuk efektifitas dengan membuka akses jalan menuju Air Terjun Paliak, baik untuk kendaraan motor beroda dua maupun mobil. Sehingga para wisatawan tidak direpotkan dan menghabiskan waktu dengan berjalan kaki menuju lokasi.

baca juga : Air Terjun Tearambon

Kedua, bekerjasama dengan investor untuk membangun wahana Waterboom dan permainan air secara alami di sekitaran bendungan irigasi air sungai Uram. Sehingga lebih tertata, indah dan menarik bagi para wisatawan untuk bersantai ria di hari libur bersama keluarga. Tentu bagi pemerintah dengan penataan objek wisata Air Terjun Paliak dan sekitarnya akan menaikkan jumlah wisatawan yang akan berkunjung dengan membayar retribusi sebagai pendapatan asli daerah (PAD). Bagi masyarakat sekitar khususnya akan tumbuh sumber ekonomi baru seperti jasa transportasi dan guide, sewa penginapan, rumah makan dan kuliner, pedangan asongan, tukang parkir, penjaga retribusi dan kebersihan, penjual oleh-oleh dan souvenir serta lainnya.

Melihat potensi air sungai Uram yang mengalir dari Air Terjun Paliak membuka memori kita pada satu daerah di Jawa Tengah tepatnya di Desa Ponggok di kecamatan Polanharjo. Desa Ponggok saat ini telah dikembangkan menjadi desa wisata air, mengingat Desa Ponggok memiliki potensi air yang melimpah. Persis dengan aliran sungai Uram, di saat kemarau panjang tidak mengalami kekeringan dan hanya debit air akan mengecil.