Uncategorized

Air Terjun Moramo

Air Terjun Moramo

Wisata Air Terjun di Indonesia memang tersebar dimana-mana. Hampir di tiap daerah, wisata ini seringkali dipadati oleh para pengunjung yang datang untuk berlibur. Di Pasuruan terdapat Air Terjun Putuk Truno. Di Probolinggo terdapat Air Terjun Madakaripura dan di daerah-daerah lain juga masih banyak air terjun lain yang menawarkan keindahan alam Indonesia. Begitu juga dengan yang ada di Kendari, Air Terjun Moramo yang merupakan wisata air cantik.

Tepatnya berada di Sulawesi Tenggara yang mana memiliki objek-objek wisata terbaik. Misalnya seperti pantai, bahari ataupun wisata pegunungan. Sementara untuk wisata paling seru dan sayang dilewatkan, ada air terjun Moramo memiliki keunikan dan keindahan tersendiri.

baca juga : Air Terjun Winning

Ketinggian dari air terjun ini adalah sekitar 100 meter. Bentuknya berupa air terjun berundak dan ada lebih dari 7 buah undakan besar serta 60 undakan kecil dan beberapa kolam yang bisa Anda jadikan tempat untuk berendam atau pemandian. Hal inilah yang membuat orang lain takjub. Airnya terjun meluncur deras pada bebatuan granit yang terbentuk selama ribuan tahun lalu.

Keunikan lain dari air terjun ini adalah adanya daerah batuan kapur yang ada di sekitar air terjun. Hal ini menyebabkan airnya mengandung sulfur dan alkali serta dinding-dinding batunya juga tidak licin. Dengan kondisi demikian, Anda bisa memanjatnya meski tetap harus berhati-hati. Air Terjun Moramo ini berhulu dari sungai Biskor yang berasal dari pegunungan Tambolosu danuga digunakan untuk membantu saluran irigasi agar bisa membantu aktivitas warga yang kebanyakan adalah para transmigran dari Jawa dan Bali.

baca juga : Pantai Nambo

Maka dari itu tak heran jika nantinya Anda akan menemukan sesajen-sesajen yang ada di Sanggah. Yang dimaksud sanggah adalah temapt sajennya orang Hindu Bali. Dulunya pertama kali ditemukan air terjun ini oleh seorang transmigran yang berasal dari Jawa di tahun 1980. Waktu itu, ia sedang membuka hutan untuk menjerat anoa. Kemudian di tahun 1989 mulailah dibuka jalan agar bisa mengakses air terjun Moramo dan di tahun 1990 akhirnya resmi dijadikan objek wisata.

Kawasan Suaka Alam Tanjung Peropa yang didalamnya terdapat air terjun Moramo ini memiliki luas lahan sekitar 38.937 hektar. Tak hanya dimiliki oleh salah satu air terjun terindah di Indonesia tetapi juga kawasan ini merupakan kawasan yang kaya akan kandungan marmer terbesar di dunia. Dulunya diperkirakan sekitar 860 milliar kubik marmer yang tersimpan di Suaka Alam Tanjung Peropa.

Sementara perjalanan sejauh 2 km menuju air terjun, Anda bisa menemukan hijaunya hutan tropis dan juga beberapa air terjun kecil di sana. Ada tujuh tingkatan besar dan juga 60 tingkatan kecil serta beberapa kolam yang bisa Anda gunakan untuk berenang dan berendam. Sejuknya air khas pegunungan ini bisa Anda rasakan.